Apa Saja yang Jadi Penyebab Dada Terasa Panas?

Kondisi dada terasa panas seringkali muncul mendadak, mengganggu aktivitas sehari-hari, dan membebani pikiran karena kerap menduga kira-kira apa penyebab dari penyebab munculnya gejala dada panas. Dada yang terasa panas dapat disebabkan berbagai kondisi, mulai dari kondisi yang biasa hingga yang bersifat serius.

PENYEBAB DADA TERASA PANAS

Meskipun sering dikatikan dengan penyakit jantung, ternyata banyak sekali penyebab yang menimbulkan dada terasa panas. Berikut dijabarkan beberapa penyebab dada terasa panas:

  • Refluks Gastroesophageal (GERD) dengan gejala utama heartburn atau dada terasa panas. Sensasi terbakar pada yang dirasakan pada penderita GERD dapat ringan hingga berat. GERD terjadi akibat asam dari lambung naik menuju kerongkongan. GERD mudah terjadi pada wanita hamil, penderita hernia hiatal, perokok, dan setelah mengkonsumsi makanan asam atau pedas.
  • Esofagitis yang merupakan peradangan atau iritasi pada kerongkongan. Esofagitis dapat disebabkan oleh GERD, alergi makanan, infeksi, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Ketika esofagitis menyebabkan luka dan menimbulkan penyempitan kerongkonan maka dapat muncul gejala esofagitis yang salah satunya adalah rasa panas di dada.
  • Tukak lambung adalah luka pada lambung yang dapat menimbulkan sakit maag. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori atau menggunakan obat penghilang rasa sakit secara berlebihan. Luka pada lambung dapat menyebabkan timbulnya rasa panas di perut atau tengah dada.
  • Cedera otot atau tulang ternyata dapat menyebabkan dada terasa panas. Umumnya pada kasus ini dada terasa panas timbul pada posisi tertentu dan disertai adanya pembengkakan di bagian dada.
  • Serangan panik menyebabkan jantung berdetak dengan kencang dan menimbulkan rasa sakit atau rasa panas di dada. Semakin parah serangan panik biasanya disertai semakin parah gejala yang dirasakan.
  • Masalah menyusui dapat menimbulkan sensasi terbakar dan rasa sakit contohnya pada mastitis di mana ibu yang menyusui merasakan rasa terbakar di kulit dan jaringan payudara.
  • Radang selaput dada (pleuritis) yang merupakan peradangan pada jaringan yang melapisi dinding dada dan sekitar paru-paru. Pleuritis dapat disebabkan oleh infeksi, obat-obatan tertentu, dan gangguan autoimun. Selain dada terasa panas, pleuritis biasanya disertai dengan nyeri yang terasa sangat tajam, batuk, sesak napas, demam, dan rasa sakit di bahu atau punggung.
  • Angina dan serangan jantung yang diakibatkan kurangnya atau berhentinya aliran darah ke jantung. Pada angina dan serangan jantung selain dada terasa panas, penderitanya juga dapat merasakan nyeri di dada, dada seperti ditekan atau diremas, kelelahan, sesak napas, mual, berkeringat, dan pusing.
  • Pneumonia yang merupakan infeksi paru-paru juga menyebabkan dada terasa panas, nyeri, batuk, demam, sesak napas, mual, muntah, dan kelelahan.

Dengan banyaknya macam-macam penyebab dada terasa panas, maka wajar dan harus bila Anda harus datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memastikan penyebab dada terasa panas adalah bukan kondisi yang membahayakan.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *