Atasi Anus Gatal dengan 7 Tips Mudah Berikut Ini

Anus gatal dapat disebabkan oleh beragam hal, mulai dari kebiasaan tak sehat hinggak infeksi menular seksual

Anus gatal atau Pruritus ani merupakan suatu kondisi iritasi kulit yang menyebabkan area anal terasa gatal. Kondisi ini dapat terjadi secara berulang dan pada beberapa kasus menunjukkan gejala yang parah di malam hari.

Apa yang menyebabkan gatal pada anus?

Anus gatal dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Cacing kremi 
  • Wasir
  • Alergi makanan dan obat-obatan
  • Adanya infeksi seperti kudis, herpes, atau penyakit menular seksual
  • Penyakit kulit seperti eksim, psoriasis, dermatitis seboroik, dermatitis iritan, dan lainnya

Gatal pada anus juga bisa menjadi gejala kondisi medis seperti limfoma, anemia akibat kekurangan zat besi, diabetes, dan masalah kelenjar tiroid. Untuk memastikan penyebab anus gatal, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. 

Mengatasi gatal pada anus

Setelah dokter mendiagnosa penyebab gatal pada anus, maka dokter akan melakukan perawatan sesuai dengan faktor penyebab. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik, krim antijamur, atau obat cacing bila gatal disebabkan oleh cacing kremi.

Anda juga disarankan untuk menggunakan krim steroid dalam jangka waktu tertentu bila terdapat eksim di sekitar anus. 

Untuk mengurangi rasa gatal, Anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini:

  1. Jaga kebersihan area anal

Anus gatal bisa disebabkan oleh adanya sisa kotoran yang menempel pada dubur. Hal ini terjadi bila Anda tidak mencuci bersih area anal setelah buang air besar. Kuman dan bakteri pada kotoran kontak langsung pada kulit sehingga menyebabkan gatal.

Anus dapat dicuci hanya dengan air bersih. Bila ingin menggunakan sabun, gunakanlah yang tidak mengandung parfum agar tidak mengiritasi area anal. Anda juga bisa membersihkannya dengan kain yang dibasahi atau tisu basah non pewangi. 

  1. Pastikan area anal kering

Setelah memenuhi urusan buang air kecil maupun air besar, selalu pastikan agar area anal kering. Selain tidak nyaman, lembab dapat menimbulkan rasa gatal. Anda dapat membiarkannya mengering atau lap dengan tisu atau kain.

  1. Ganti pakaian dalam setiap hari

Pakaian dalam berfungsi menyerap keringat. Tidak menggantinya setiap hari setelah mandi dapat meningkatkan kelembaban dan risiko terkena infeksi jamur. Selain menimbulkan rasa gatal, infeksi ini dapat menyebar ke saluran kemih hingga menyebabkan infeksi saluran kemih. 

  1. Hindari penggunaan celana ketat dan kain wol

Kain wol dapat menyebabkan gatal pada anus, dan memperparah kondisi tersebut. Gunakanlah pakaian dalam berbahan katun agar maksimal menyerap keringat. 

Hindari penggunaan celana ketat yang terlalu sering. Celana ketat dapat menghambat sirkulasi udara ke area anal. Jika memungkinkan, hindari duduk untuk waktu yang lama. Lembab dan udara panas dapat memperparah gatal pada dubur. 

  1. Hindari penggunaan bahan yang mengiritasi

Produk dengan kandungan alkohol dan parfum dapat menyebabkan iritasi pada kulit, terutama pemilik kulit sensitif. Untuk menghindari kulit anus teriritasi, jangan gunakan sabun, krim, losion, bedak yang mengandung dua kandungan tersebut.

  1. Konsumsi makanan tinggi serat

Melakukan diet sehat dapat meningkatkan kesehatan pencernaan serta mencegah dari sembelit dan wasir. Beberapa makanan tinggi serat yang disarankan yaitu buah pir, sayur brokoli, kacang panjang, legume, oatmeal.

Kurangi konsumsi makanan yang sulit dicerna usus dan dapat meningkatkan rasa gatal di dubur seperti buah jeruk, anggur, tomat, cabai dan makanan pedas lainnya, susu, dan kafein dalam kopi atau teh.

  1. Lakukan manajemen stres

Gatal bisa jadi merupakan respon tubuh untuk menghadapi stres dan cemas. Rasa gatal dapat menyerang dimana saja, termasuk tangan, lengan, wajah, kulit kepala, bahkan area dubur sekalipun. 

Untuk mengurangi rasa gatal, tentunya Anda harus melakukan manajemen stres. Menemui profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater dapat membantu Anda mengelola stres dan kecemasan.

Terlepas dari penyebab anus gatal, Anda juga tidak disarankan untuk menggaruk area dubur. Menggaruknya dapat memperparah rasa gatal. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter untuk meminta penanganan yang tepat agar tidak memperparah gatal pada anus. 

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *