Mengurangi Risiko Kanker Payudara Pada Pria

Kanker payudara pada pria sangat jarang atau langka terjadi. Namun hal tersebut masih tetap dapat terjadi. Dari semua kasus kanker payudara di dunia, setidaknya kurang dari 1% penderita adalah pria. Risiko seorang pria untuk memiliki kanker payudara di sepanjang umur hidupnya adalah sekitar 1 dari seribu. Penyakit ini lebih sering terjadi pada perempuan. Dan sangat jarang terjadi pada pria karena saluran payudara mereka, tempat di mana kanker berawal, tidak terlalu berkembang dibandingkan dengan payudara wanita. Selain itu, alasan lain mengapa kanker payudara pada pria jarang terjadi karena pria memiliki kadar estrogen yang rendah. Hormon estrogen ini adalah hormon yang menjadi bahan bakar pertumbuhan kanker payudara.

Seberapa bahayanya kanker payudara?

Sama halnya dengan kanker payudara pada wanita, kanker payudara pada pria merupakan jenis penyakit yang serius dan dapat mengancam nyawa. Kesembuhan Anda (apabila memiliki penyakit ini) tergantung dengan jenis kanker yang Anda miliki dan seberapa cepat Anda mendapatkan diagnosa dan perawatan yang sesuai. Kesempatan Anda untuk sembuh dari kanker payudara semakin tinggi apabila Anda mendapatkan perawatan kanker sejak dini. Tingkat keselamatan seseorang yang menderita kanker payudara pada tahap 0 dan 1 adalah 100%. Untuk itulah penting bagi Anda, baik wanita ataupun pria, untuk memperiksakan payudara Anda secara rutin. Dan beritahu dokter secepatnya apabila Anda menemukan tanda-tanda atau gejala kanker payudara.

Genetik turunan meningkatkan risiko kanker payudara

Beberapa laki-laki mewarisi gen tidak normal (mutase) dari orangtua mereka. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Mutasi yang terjadi pada salah satu dari gen, termasuk sebuah gen yang disebut BRCA2, dapat membuat Anda memiliki risiko yang jauh lebih besar dalam memiliki kanker payudara dan kanker prostat. Apabila Anda memiliki riwayat keluarga mengidap kanker, diskusikan hal ini dengan dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk bertemu konselor genetik untuk mempertimbangkan pemeriksaan genetik untuk melihat apakah Anda membawa gen-gen tertentu yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Mengurangi risiko kanker payudara

Banyak risiko kanker payudara, seperti riwayat keluarga dan usia, merupakan sesuatu yang tidak bisa diatur atau dikontrol. Namun, ada beberapa faktor risiko yang bisa Anda control untuk mencegah kanker payudara, misalnya saja obesitas. Beberapa tips berikut dapat Anda lakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker payudara.

  • Jaga berat badan Anda dalam jangka yang sehat. Obesitas dapat merubah keseimbangan hormon di dalam tubuh, yang dapat memicu terjadinya kanker payudara. Apabila Anda memiliki berat badan berlebih, bicarakan dengan dokter dan ahli nutrisi tentang perubahan yang perlu dilakukan terhadap diet yang Anda makan serta rencana olahraga.
  • Olahraga dengan rutin itu penting. Kurangnya aktivitas fisik dapat merubah kadar hormon di dalam tubuh, sehingga membuat Anda rentan terkena kanker payudara.
  • Hindari atau batasi konsumsi alkohol. Meminum dua gelas atau lebih alkohol setiap harinya telah terbukti dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Meskipun belum jelas hubungan antara alkohol dengan kanker payudara pada pria, ada bainknya untuk menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi alkohol.

Apabila kanker payudara pada pria merupakan sesuatu yang umum terjadi di keluarga Anda, tidak ada cara apapun untuk mencegahnya. Namun, Anda dapat mengetahui berawalnya kanker ini sejak dini dengan tahu tanda-tanda atau gejala kanker, sehingga pengobatan dapat disegerakan untuk meningkatkan kesempatan sembuh.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *