Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Melakukan Suntik Kolagen!

Siapa sih disini yang tidak ingin tampil cantik dan awet muda? Terutama bagi kaum perempuan, perawatan kecantikan sudah jadi bagian dari hidup yang harus dilakukan. Tidak jarang, sebagian perempuan pun memutuskan untuk melakukan perawatan kecantikan dengan suntik kolagen untuk membuat kulit jadi lebih kencang dan awet muda. Nah, sebenarnya aman ngga sih melakukan suntik kolagen? Apakah aman untuk kulit? Let’s talk this more!

Mengenal kolagen.

Kolagen adalah salah satu jenis protein yang saat ini sedang tren di kalangan masyarakat, baik itu tersedia dalam makanan, suplemen, maupun kosmetik. Kolagen merupakan bagian dari protein yang menyusun otot, tulang, sendi, gigi, dan kulit. Meskipun tubuh seseorang dapat memproduksi kolagen, namun jumlahnya akan berkurang seiring bertambahnya usia.

Berkurangnya jumlah kolagen di dalam tubuh akan terlihat jelas saat elastisitas kulit mulai berkurang atau kendur dan terlihat garis-garis halus pada wajah. Oleh sebab itu, banyak perempuan yang akhirnya rela mengeluarkan biaya banyak hanya untuk melakukan suntik kolagen, agar pasokan kolagen di tubuh terpenuhi, sehingga kulit jadi lebih kencang dan elastis, meskipun usia bertambah.

Seperti apa sih suntik kolagen itu?

Suntik kolagen merupakan jenis filler yang hanya dibagikan ke lapisan superfisial atau lapisan kulit yang tidak terlalu dalam. Berbeda dengan suntik vitamin C, dimana suntik ini merupakan suplementasi yang dilakukan pada otot atau langsung ke dalam pembuluh darah intravena. Tahap pertama yang dilakukan dokter adalah memberikan bius lokal pada bagian area yang diberi perawatan, kemudian dilanjutkan dengan injeksi kolagen.

Umumnya, suntik kolagen dilakukan pada bagian tubuh, seperti bibir, leher, dada, punggung, dan lainnya. Sebelum melakukan suntik kolagen, Anda harus berkonsultasi dahulu dengan dokter yang benar-benar ahli di bidangnya. Tidak dianjurkan untuk melakukan suntik kolagen dengan tenaga non medis atau bukan ahlinya, termasuk di salon-salon kecantikan yang menawarkan jasa suntik kolagen.

Apakah suntik kolagen ada efek sampingnya?

Ada 3 hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan melakukan suntik kolagen, yaitu :

  1. Ketergantungan.

Meskipun penelitian mengenai efek samping suntik kolagen belum memadai, tapi dikhawatirkan ada efek ketergantungannya. Mengingat tujuan suntik kolagen adalah membuat kulit lebih kencang dan awet muda, tentu saja ini akan membuat para wanita tidak bisa berhenti untuk terus melakukan suntik kolagen. Hingga akhirnya mengalami ketergantungan. Oleh sebab itu, lakukanlah suntik kolagen sesuai kebutuhan dan dalam pengawasan dokter.

  • Muncul reaksi alergi.

Reaksi alergi yang timbul seperti memar,  kemerahan, dan gatal di bagian tubuh yang diinjeksi kolagen. Hal ini disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap bahan cairan yang disuntikkan ke kulit. Reaksi seperti ini biasanya tidak akan lama dan akan sembuh seiring dengan berjalannya waktu. Namun, jika gejala masih berlanjut hingga membuat Anda tidak nyaman, perlu dilakukan konsultasi dan pemeriksaan ulang ke dokter, karena tidak semua orang juga bisa cocok dengan cairan kolagen.

  • Biaya yang menguras kantong.

Tentu saja, biaya suntik kolagen tidaklah sedikit. Anda perlu mempertimbangkan juga dari sisi finansial, sebab suntik kolagen bukanlah tindakan medis yang hanya perlu dilakukan sekali saja. Mengingat hasilnya hanya bersifat sementara, Anda dituntut untuk melakukan perawatan secara rutin dua hingga empat kali dalam setahun jika ingin mempertahankan efek yang diharapkan.

Catatan

Konsultasi dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk suntik kolagen akan membantu Anda untuk menentukan bagian wajah atau tubuh mana yang diutamakan dan seberapa banyak suntik kolagen yang dibutuhkan. Tentunya, hal ini akan meminimalisir munculnya efek samping yang tidak diinginkan di kemudian hari. 

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *