Protokol Kesehatan Masih Berlaku Saat PSBB Transisi

PSBB transisi adalah pelonggaran kegiatan sosial ekonomi secara bertahap

Jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 telah mencapai lebih dari 7,1 juta kasus. Hal tersebut menimbulkan lebih dari 406 ribu orang meninggal dunia, sedangkan lebih dari 3,4 juta orang dinyatakan sembuh. Sejumlah protokol kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah penularan di negara-negara yang terdampak virus mematikan tersebut.

Kasus Covid-19 Di Indonesia

Salah satu negara tersebut termasuk Indonesia. Jumlah kasus virus Corona di Indonesia telah mencapai lebih dari 32.000. Virus tersebut telah menimbulkan lebih dari 1.800 orang meninggal dunia, sedangkan lebih dari 10.000 orang dinyatakan sembuh.

PSBB Di DKI Jakarta

Presiden Jokowi telah melakukan upaya untuk mencegah penularan di Indonesia dengan menerapkan PSBB (pembatasan sosial berskala besar). DKI Jakarta merupakan provinsi pertama yang memberlakukan PSBB pada tanggal 10 April 2020. PSBB terus dilakukan karena banyak warga yang terdampak Covid-19 di provinsi tersebut.

PSBB Transisi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah memutuskan untuk memperpanjang PSBB, namun dalam masa transisi pada tanggal 5 Juni 2020.

Hal tersebut menunjukkan beberapa kegiatan dan sektor tertentu akan dilonggarkan secara perlahan. Meskipun akan diberikan kelonggaran, masyarakat sangat dihimbau untuk mengikuti protokol kesehatan selama PSBB transisi diberlakukan.

Jika Anda tidak tahu apa maksudnya PSBB transisi, PSBB transisi merupakan rencana berupa pelonggaran kegiatan sosial ekonomi secara bertahap dimana masyarakat masih dihimbau untuk mengikuti protokol kesehatan penanganan virus Corona. PSBB transisi bertujuan untuk membantu masyarakat kembali produktif dan menjaga kesehatan di kehidupan yang baru (new normal).

PSBB transisi di Jakarta kemungkinan akan dilakukan dalam dua fase, yakni fase pertama dan fase kedua. Setiap fase mungkin berlaku selama satu bulan dan bisa diperpanjang berdasarkan hasil pemantauan kondisi pengendalian wabah virus Corona. Masa transisi tahap awal di Jakarta dimulai pada 5 Juni 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Akan tetapi, jika masih mengalami peningkatan penyebaran virus Corona, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengamanan di tempat-tempat tertentu.

Prinsip Umum Selama PSBB Transisi

Selain itu, selama masa PSBB transisi berlangsung, masyarakat perlu memperhatikan prinsip umum di bawah ini:

  • Orang yang sehat bisa beraktivitas di luar rumah. Orang-orang yang sakit perlu beristirahat di rumah hingga sembuh.
  • Selalu mengenakan masker jika berada di luar rumah.
  • Hindari kerumunan dan jaga jarak dengan orang lain setidaknya 1,5 meter.
  • Setiap orang harus rajin mencuci tangan minimal selama 20 detik dengan sabun. Mereka bisa menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.
  • Fasilitas umum atau kegiatan tertentu, untuk sementara, hanya diizinkan dalam jumlah 50% dari kapasitas yang umumnya dilakukan.
  • Orang-orang juga perlu menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, caranya dengan menutupi hidung dan mulut dengan tisu atau siku bagian dalam.

Pelonggaran Fasilitas Umum

Seluruh fasilitas umum akan dibuka kembali, namun secara bertahap. Berikut adalah rincian tentang kapan dapat Anda gunakan:

  • Rumah ibadah

Orang-orang bisa berkumpul di tempat ibadah mulai tanggal 5 Juni 2020. Jumlah kapasitas yang bisa ditampung, pada tahap awal, adalah sebanyak 50%. Sejumlah protokol akan diterapkan seperti mencuci tangan sebelum memasuki tempat ibadah.

  • Tempat kerja atau usaha

Perkantoran, rumah makan (mandiri), perindustrian, pergudangan, dan pertokoan atau ritel bisa dikunjungi mulai tanggal 8 Juni 2020. Pasar dan mal dapat dikunjungi mulai tanggal 15 Juni 2020.

  • Kegiatan sosial dan budaya

Fasilitas olahraga dibuka sejak tanggal 5 Juni 2020. Museum dan perpustakaan bisa dikunjungi mulai tanggal 8 Juni 2020. Taman dan pantai bisa dikunjungi mulai tanggal 13 Juni 2020.

  • Moda transportasi

Mobilitas kendaraan pribadi dan angkutan umum massal masih beroperasi, namun jumlah yang diperbolehkan, untuk sementara, hanya 50% dari kapasitas keseluruhan. Ojek online juga diperbolehkan untuk membawa penumpang sejak tanggal 8 Juni 2020.

Kesimpulan

Menerapkan protokol kesehatan sangat penting untuk diterapkan. Hal tersebut bertujuan untuk menurunkan angka penyebaran virus Corona di Indonesia. Setiap orang juga sangat dihimbau untuk beradaptasi dengan kehidupan normal yang baru.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *