Sama Seperti Hiperkalsemia, Kekurangan Kadar Kalsium Juga Berbahaya

Apa yang berlangsung di atas dunia ini harus seimbang. Jika salah satu sisi kadarnya terlampau dominan, kehidupan tidak dapat berjalan dengan serasi cum harmonis. Begitupun di dalam tubuh manusia. Agar tetap sehat, berbagai elemen di dalamnya harus sama banyak atau dalam jumlah yang normal. Kita ambil contoh kadar kalsium, meski fungsinya baik, kelebihan kalsium akan menimbulkan berbagai kondisi kesehatan, salah satunya adalah hiperkalsemia.

Singkatnya, kondisi hiperkalsemia dapat dimengerti sebagai kelebihan kadar mineral tersebut di dalam darah. Ada banyak penyebab terjadinya kelebihan kalsium di dalam darah, tetapi biasanya lantaran ada beberapa fungsi tubuh yang tak mampu bekerja secara sempurna sehingga terjadinya “kebocoran” tersebut.

Jika tidak ditangani secara serius, hiperkalsemia bisa menyebabkan komplikasi yang semakin membahayakan kondisi tubuh, mulai dari aritmia; batu dan gagal ginjal; gangguan sistem saraf; hingga osteoporosis.

Selain hiperkalsemia, kelebihan kadar kalsium juga dapat menyebabkan kondisi-kondisi kesehatan lain, seperti:

  • Hipertiroidisme

Hipertiroidisme terjadi akibat terganggunya fungsi kelenjar tiroid akibat tidak mampu mengendalikan kadar kalsium yang berlebihan. Gangguan ini juga bisa memicu penyakit jantung dan sejumlah penyakit berbahaya lainnya.

  • Menurunkan Kadar Mineral Lainnya

Bahaya kelebihan kalsium yang juga segera dirasakan adalah tidak teraturnya detak jantung maupun naiknya tekanan darah. Ini terjadi akibat jumlah dan kadar mineral lain yang menurun akibat terdesak timbunan kalsium dalam tubuh. Kelebihan dan kekurangan kalsium sama berdampak buruk. Solusinya tentunya harus seimbang.

  • Membuat Tubuh Mual dan Mudah Lelah

Tubuh harus dijaga agar tidak kelebihan dan kekurangan kalsium. Efek langsung segera akan terlihat jika over kalsium adalah rasa mual. Timbunan mineral ini juga akan membuat tubuh mudah lelah.

  • Memicu Penyakit Kardiovaskular

Jantung juga membutuhkan kalsium agar kerjanya optimal. Namun saat tubuh terlalu banyak kalsium justru mengganggu kerja jantung. Bahkan timbunan kalsium bisa menyebabkan penyumbatan dan memicu serangan jantung.

Bahaya Kekurangan Kalsium

Seperti yang telah disinggung di awal, bahwa kadar kalsium di dalam tubuh harus seimbang atau berada di titik normal—kekurangan kalsium juga bisa menyebabkan kondisi kesehatan seseorang terganggu.

Jika kelebihan kalsium dapat membuat seseorang mengalami hiperkalsemia dan beberapa penyakit turunannya, serta kondisi-kondisi lain yang juga berbahaya, tak kurang juga dampak dari kurangnya kadar kalsium di dalam tubuh seseorang.

Beberapa kondisi yang bisa terjadi lantaran seseorang kekurangan kadar mineral penting tersebut adalah:

  • Osteoporosis dan Osteomalacia

Seperti komplikasi dari hiperkalsemia, osteoporosis atau kondisi di mana tulang menjadi keropos juga menjadi dampak dari kurangnya kadar kalsium di dalam tubuh seseorang. Penyakit pengeroposan tulang yang umumnya menyerang lanjut usia ini dapat membuat tubuh membungkuk dan bisa menyebabkan nyeri otot dan patah tulang.

  • Memicu Tekanan Darah Tinggi

Kekurangan kalsium juga bisa memicu hipertensi atau tekanan darah tinggi. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini juga dapat menimbulkan komplikasi dan memancing timbulnya berbagai penyakit lain yang berbahaya. Dengan begitu kelebihan dan kekurangan kalsium tetap sama bahayanya.

  • Rakitis

Penyakit rakitis lebih banyak dialami anak-anak yang kekurangan kalsium. Selain tumbuh kembang anak akan terganggu, kondisi ini juga memicu kelumpuhan. Gejalanya berupa lemahnya otot dan terasa ada penebalan pada kaki dan tangan.

***

Secara garis besar, hiperkalsemia (atau kondisi kelebihan kalsium lain) dan kekurangan kalsium terjadi lantaran pola hidup yang kurang sehat, seperti efek samping obat-obatan tertentu, gangguan hormon, terlalu banyak dan kurang asupan vitamin D, hingga imobilitas. Oleh karenanya, untuk terhindar dari dua kondisi tersebut, termasuk mencegah terjadi komplikasi dari dua kondisi tersebut kita cukup menjaga pola hidup yang sehat, seperti mencukupi kebutuhan nutrisi harian dan juga berolahraga.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *