Waspada, TBC Paru Dapat Menjadi Meningitis Tuberkulosis

TBC atau tuberkulosis merupakan penyakit menular yang umumnya menyerang paru-paru. Namun, Mycobacterium tuberculosis yang menjadi penyebab TBC ini dapat masuk ke dalam aliran darah dan mengganggu organ lain, jika TBC paru tidak ditangani dengan tepat dan segera.

meningitis tuberkulosis

Pada kasus tertentu, bakteri dapat bergerak ke meninges, yaitu membran yang meliputi otak dan sumsum tulang belakang. Meninges yang terinfeksi akan memicu kondisi yang mengancam nyawa, dikenal dengan meningitis tuberkulosis.

Menigitis tuberkulosis dapat menyerang siapa pun, baik orang dewasa maupun anak-anak. Akan tetapi, beberapa orang dengan kondisi medis tertentu memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit ini.

Sebagai contoh, mereka dengan HIV/AIDS, sistem imun yang lemah, atau riwayat penyakit diabetes melitus, memiliki potensi lebih besara mengalami meningitis tuberkulosis. Begitu juga dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan konsumsi alkohol berlebihan.

Apakah tanda-tanda meningitis tuberkulosis?

Seperti disebutkan sebelumnya, meningitis tuberkulosis termasuk penyakit yang berbahaya, dapat mengakibatkan kematian bila tidak ditangani segera. Untuk itu, kita tentu perlu memahami tanda atau gejala dari penyakit ini.

Pada tahap awal, gejala dari penyakit ini akan muncul sangat perlahan. Penderita mungkin tidak mengalami gejala yang terlalu spesifik di tahap awal terjadinya infeksi, seperti kelelahan, badan terasa tidak nyaman atau lemah, serta muncul demam yang tidak terlalu tinggi.

Gejalanya akan memburuk setelah beberapa minggu dari terjadinya infeksi. Seiring dengan perkembangan penyakit, tanda atau gejala yang muncul juga semakin serius.

Untuk kasus meningitis, penderita biasanya akan merasakan lehernya kaku, sakit kepala, serta menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Namun, gejala-gejala tersebut tidak selalu muncul pada kasus meningitis tuberkulosis.

Gangguan medis ini lebih sering ditandai dengan demam, badan terasa lesu, mual dan muntah. Tidak hanya itu, penderita juga sering kali menjadi cepat marah, kebingungan, hingga tidak sadarkan diri.

Bagaimana mendiagnosis meningitis tuberkulosis?

Jika gejala-gejala di atas dialami oleh Anda atau anggota keluarga, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penderita perlu memperoleh bantuan medis secepat mungkin.

Dalam rangka menegakkan diagnosis, dokter akan memeriksa kondisi fisik penderita dan menanyakan gejala-gejala yang dialami.

Biasanya, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan bila dokter memang menduga penderita mengalami meningitis tuberkulosis. Salah satunya, pemeriksaan lumbar puncture atau spinal tap. Petugas akan mengambil cairan sumsum tulang belakang dan memeriksanya di laboratorium. Tujuannya tentu untuk membuktikan ada atau tidaknya infeksi Mycobacterium tuberculosis pada meninges.

Setiap penderita mungkin datang ke dokter dengan kondisi yang bervariasi, itu sebabnya rangkaian prosedur penegakkan diagnosis juga kadang berbeda satu dengan lainnya. Beberapa pasien mungkin cukup dengan lumbar puncture, sebagian lainnya mungkin membutuhkan biopsi meninges, pengkulturan darah, rontgen dada, CT-Scan kepala, atau skin test TBC.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, penting sekali untuk memastikan gangguan ini terdiagnosis sedini mungkin. Bukan hanya meningitis tuberkulosis itu sendiri, komplikasi yang ditimbulkan juga sangat berbahaya. Mulai dari kejang, kehilangan pendengaran, peningkatan tekanan di otak, kerusakan otak, stroke, hingga kematian.

Komplikasi-komplikasi tersebut sangat berkaitan satu sama lainnya. Misal peningkatan tekanan di otak, akan berujung pada kerusakan otak. Bagi mereka yang terdiagnosis meningitis tuberkulosis, disarankan untuk menjalani pengobatan sesuai dengan anjuran dokter. Dokter biasanya akan memberikan beberapa jenis obat, hampir serupa dengan obat untuk TBC paru. Dan pengobatan dijalani dalam waktu tertentu, tergantung tingkat keparahan penyakitnya, umumnya hingga 12 bulan.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *